• 6

    Jul

    Menciptakan Sendiri Air Minum Layak Konsumsi, Mengapa Tidak?

    Sabjan Badio Dari Air Akar, Air “Rotan”, Hingga Mata Air Suatu saat, orang tua saya berdinas di sebuah wilayah di pedalaman Sumatra, wilayah yang berbatasan dengan sebuah hutan yang sangat lebat. Siang atau sore, ketika matahari sedang terik-teriknya, ketika pekerjaan telah selesai, ayah saya mengajak menjelajah hutan untuk berburu burung atau sekadar mencari ikan. Tidak banyak yang kami bawa, hanya sebilah parang dan sebungkus nasi. Ibu membekali nasi dengan cara dibungkus dengan daun pisang. Parang dan bungkusan nasih dibawah oleh ayah. Sementara aku, yang waktu itu masih anak-anak hanya melang
  • 5

    Jan

    Eksis dengan Ekspresi yang Kreatif, Produktif, dan Bermanfaat

    Sabjan Badio Berbicara tentang ekspresi, tidak lepas dari kata kreativitas. Sebuah akspresi tidak akan menjadi besar jika bukan sesuatu yang unik dan baru (baik benar-benar baru maupun pengembangan atas ekspresi lain atau terdahulu). Berpijak pada konsep ini, banyak pihak yang beranggapan bahwa sebuah kreativitas hanya akan muncul jika kebebasan menjadi mutlak. Maka, kemudian muncullah ide-ide gila yang kadang kala tidak rasional, melanggar privasi orang lain, bahkan sampai memprovokasi terjadinya kekacauan. Sebut saja ekspresi pembuatan dan penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh surat kabar Jyllands Poste di Denmark pada 2005-2006 silam. Kita tahu bahwa dalam Islam, sosok Nabi Muhammad tidak boleh digambar. Saat sekelompok orang berusaha mengekspresikan kemampuannya dalam membuat kartun da
  • 8

    Jul

    Jakarta Fair, Cerminan Budaya dan Heterogenitas Indonesia

    Sabjan Badio Pemandangan jamak, setiap tahun warga Jakarta selalu bertambah, tidak hanya karena kelahiran manusia baru, tetapi juga karena kedatangan warga dari provinsi lain. Wajar saja, banyak hal yang dijanjikan oleh Jakarta, di antaranya impian-impian materi yang sulit dibayangkan untuk didapatkan di provinsi-provinsi lain. Sebagai ibukota negara, wajar saja jika Jakarta menjadi tujuan utama industri dan pencari kerja. Dekatnya akses ke pusat pemerintahan dan akses binsis ke berbagai belahan dunia adalah di antara penyebabnya. Sebagai kota yang besar dan sibuk, bukanlah hal mudah mengakses segala sesuatu dalam tempo yang singkat. Bahkan, karena padatnya kendaraan, bisa jadi untuk ke tempat kerja saja membutuhkan waktu cukup lama. Jadi, mana mungkin bisa mampir ke sana-sini menikmati k
  • 21

    Jun

    Dua Hari Lagi, Kompetisi Menulis Puisi Pelajar DIY Ditutup

    Sebagai guru bahasa dan sastra, tidak lengkap rasanya jika saya tidak mengajak para siswa untuk menulis. Kali ini, saya mengajak para siswa di DIY, khususnya siswa SMP/MTs untuk berpartisipasi dalam lomba menulis puisi. Tema yang kami usung dalam lomba kali ini adalah “Cinta Bersemi di Rumah Santri”. Tema khususnya, sangat banyak dan dapat dilihat langsung di situs SMP Ali Maksum. Bagi para pelajar yang berpartisipasi, berkesempatan memenangkan beberapa hadiah, termasuk di dalamnya kesempatan untuk nampang di antologi puisi bersama, Cinta Bersemi di Rumah Santri. Tidak hanya mejeng bersama sesama pelajar SMP/MTs, karya para pemenang dan karya terpilih akan dipajang bersama para penul
  • 21

    Jun

    Blogdetik: Desain Cantik dan Aksesnya Cepat

    Sabjan Badio Saya memiliki banyak sekali blog, termasuk blog dengan nama domain sendiri. Setiap blog, memiliki keunggulan. Blog yang saya suka adalah Wordpress.com, karena penggunaannya mudah dan sangat populer di mesin pencari. Belakangan ini, saya mengenal Blogdetik. Ada sesuatu yang berbeda dengan blog ini, yaitu tentang tema dan kecepatan aksesnya. Awalnya, karena saya mengira Blogdetik tidak lebih dari duplikat Wordpress, pasti akan sama melulu dengan Wordpress. Ternyata tidak, temanya justru lebih variatif dan cantik tinimbang Wordpress sendiri. Ada beberapa tema di Blogdetik yang tidak dapat saya temukan di versi gratis Wordpress (Wordpress.com). Kabar yang saya dengar, Blogdetik memiliki 100 lebih tema yang bebas diakses oleh pemilik akun Blogdetik. Hal kedua, tentang kecepatan
- Next

Author

Follow Me